Sanggau – Praktik dugaan penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi kembali mencuat. Kali ini terjadi di SPBU Nomor 64.785.09 yang berlokasi di Jalan Lintas Malindo, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.
Berdasarkan pantauan awak media Dilapangan, terlihat secara jelas aktivitas pengisian BBM jenis Pertalite menggunakan kendaraan yang telah dimodifikasi dengan tangki siluman. Modus ini diduga kuat digunakan untuk menimbun BBM subsidi dalam jumlah besar.
Temuan tersebut memunculkan dugaan serius adanya praktik penyalahgunaan BBM subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak. Ironisnya, kendaraan dengan tangki modifikasi itu tampak bebas mengantri dan melakukan pengisian berulang tanpa hambatan berarti.
Kondisi ini mengindikasikan bahwa praktik tersebut bukan hal baru. Diduga, modus antrian menggunakan kendaraan bertangki siluman telah berlangsung cukup lama dan terorganisir, sehingga menimbulkan kecurigaan adanya pembiaran, bahkan kemungkinan keterlibatan oknum tertentu.

Secara aturan, pengisian BBM subsidi menggunakan kendaraan dengan tangki modifikasi jelas melanggar ketentuan yang ditetapkan oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi. Selain itu, praktik ini juga berpotensi melanggar Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi dengan ancaman sanksi pidana maupun administratif.
Jika terbukti, tidak hanya pemilik kendaraan yang dapat dijerat hukum, tetapi juga pihak SPBU yang diduga turut bekerja sama dalam praktik penyelewengan tersebut demi meraup keuntungan ilegal dari penjualan kembali BBM subsidi.
Masyarakat pun angkat suara. Mereka mendesak aparat penegak hukum, khususnya Kapolda Kalimantan Barat, untuk segera turun tangan melakukan penyelidikan menyeluruh serta menindak tegas oknum-oknum yang terlibat.
“Ini bukan sekadar pelanggaran biasa. Ini sudah merampas hak masyarakat kecil yang kesulitan mendapatkan BBM subsidi,” ujar salah satu warga.
Praktik penyelewengan BBM subsidi tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga berdampak langsung pada kehidupan masyarakat luas. Kelangkaan BBM di lapangan sering kali menjadi konsekuensi dari ulah para pelaku yang mencari keuntungan pribadi tanpa memikirkan dampaknya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU terkait dugaan tersebut. Tim awak media masih berupaya melakukan konfirmasi lebih lanjut.
(Tim)
















