Viralsatuindonesia.Com-BENGKAYANG, KALBAR – Aktivitas pengerukan batu dan kerikil di aliran sungai Desa Sempayuk, Kecamatan Lumar, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, disorot warga karena diduga berdampak terhadap kondisi sungai dan lingkungan sekitar.
Berdasarkan informasi yang diterima, aktivitas pengambilan material batu sungai tersebut disebut menyebabkan aliran sungai terputus pada sejumlah bagian. Kondisi itu dikhawatirkan mengganggu fungsi alami sungai serta berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan apabila aktivitas pengerukan terus berlangsung tanpa memperhatikan aspek kelestarian.
Selain perubahan aliran sungai, aktivitas tersebut juga disebut berdampak terhadap habitat berbagai makhluk hidup yang selama ini berada di sekitar kawasan sungai. Hilangnya habitat akibat perubahan kondisi lingkungan dikhawatirkan dapat mengancam keberlangsungan ekosistem dan menyebabkan sejumlah jenis biota sulit bertahan.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Bengkayang melalui Dinas Lingkungan Hidup segera turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan dan memastikan kondisi sebenarnya.
Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui apakah kegiatan pengerukan tersebut telah memenuhi ketentuan lingkungan dan memiliki perizinan yang dipersyaratkan.
Masyarakat juga meminta pemerintah mengambil langkah sesuai ketentuan apabila ditemukan pelanggaran atau dampak lingkungan akibat aktivitas tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak pelaksana kegiatan maupun Dinas Lingkungan Hidup terkait dugaan dampak pengerukan tersebut.Tim















