Pontianak, Kalbar – VSI – Suasana serius namun penuh semangat mewarnai pelaksanaan Taklimat Awal Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II Tahun 2026 di lingkungan Polda Kalimantan Barat, Kamis (18/6). Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi jajaran Polda Kalbar dalam menjalani proses evaluasi menyeluruh terhadap aspek pelaksanaan dan pengendalian program kerja yang dijalankan selama ini.
Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., hadir langsung dalam kegiatan tersebut dan menyampaikan sambutan kepada Tim Audit Kinerja Itwasum Polri yang akan melaksanakan audit pada seluruh satuan kerja Polda Kalbar dan jajaran mulai 18 hingga 29 Juni 2026.
Bagi Kapolda, audit kinerja bukanlah agenda rutin yang hanya berfokus pada pemeriksaan administrasi semata. Lebih dari itu, audit dipandang sebagai instrumen penting untuk mengukur efektivitas pelaksanaan tugas sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Audit kinerja bukan semata-mata kegiatan pemeriksaan, tetapi menjadi sarana evaluasi dan perbaikan agar pelaksanaan tugas serta pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan,” ujar Kapolda.
Pandangan tersebut menjadi landasan sikap terbuka yang ditunjukkan Polda Kalbar dalam menyambut kedatangan tim auditor. Audit dianggap sebagai kesempatan berharga untuk memperoleh masukan, koreksi, serta arahan yang dapat mendorong peningkatan kualitas organisasi secara berkelanjutan.
Sejalan dengan itu, Kapolda juga memberikan penekanan kepada seluruh satuan kerja dan personel yang menjadi objek audit agar memberikan dukungan penuh selama proses pemeriksaan berlangsung. Keterbukaan informasi dan penyajian data yang akurat dinilai menjadi kunci utama dalam menghasilkan evaluasi yang objektif.
“Buka akses informasi yang diperlukan, siapkan data secara lengkap, dan berikan keterangan yang objektif serta transparan. Jangan ada yang ditutupi, karena tujuan utama kegiatan ini adalah memperbaiki organisasi agar menjadi lebih baik,” tegasnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa audit kinerja merupakan bagian dari mekanisme pengawasan dan evaluasi untuk memastikan seluruh program kerja berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, hasil audit diharapkan mampu menjadi pendorong bagi setiap satuan kerja untuk terus meningkatkan standar profesionalisme dan akuntabilitas dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
“Diharapkan melalui audit ini, seluruh satuan kerja dapat terus meningkatkan profesionalisme, akuntabilitas, dan kualitas pelayanan sehingga kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat,” ujar Bambang.
Ia menambahkan bahwa komitmen pembenahan internal akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya mewujudkan institusi Polri yang semakin profesional dan dipercaya masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, Polda Kalbar berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan dan peningkatan kinerja guna mewujudkan Polri yang Presisi dan semakin dipercaya masyarakat.” tutup bambang.













