Kapuas Hulu – VSI – Pembangunan infrastruktur dalam Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Perbatasan ke-129 Kodim 1206/Putussibau terus menunjukkan progres positif. Memasuki tahapan penting, personel Satgas TMMD melaksanakan pengecoran tandon air sebagai upaya memperkuat struktur bangunan agar mampu dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang, Selasa (28/7/2026).
Pengecoran menjadi salah satu tahap krusial dalam pembangunan tandon air. Dengan konstruksi yang kuat dan presisi, fasilitas tersebut diharapkan mampu menopang beban secara maksimal sehingga dapat berfungsi optimal sebagai penunjang kebutuhan air bersih bagi warga Desa Ulak Pauk.
Sejak pagi, personel Satgas bersama masyarakat tampak bekerja tanpa mengenal lelah. Mereka bergotong royong mengaduk campuran semen, pasir, dan kerikil, kemudian menuangkannya secara bertahap ke bagian konstruksi tandon. Kekompakan dan semangat kebersamaan terlihat dalam setiap proses pekerjaan, mencerminkan kuatnya sinergi antara TNI, masyarakat, dan aparat kepolisian di lokasi TMMD.
Anggota Satgas TMMD mengatakan setiap tahapan pembangunan dikerjakan dengan mengedepankan kualitas agar hasilnya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dalam waktu yang lama.
“Pengecoran ini menjadi bagian penting untuk memastikan tandon air memiliki struktur yang kuat dan aman digunakan. Kami ingin fasilitas yang dibangun melalui TMMD benar-benar berkualitas dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang,” ujarnya.
Keberadaan tandon air nantinya akan menjadi pelengkap sistem penyediaan air bersih yang tengah dibangun melalui program TMMD. Fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kebutuhan air bagi masyarakat sekaligus mendukung aktivitas sehari-hari.
Program TMMD Reguler Perbatasan ke-129 tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui kerja sama yang terus terjalin, setiap sasaran pembangunan diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah perbatasan Kabupaten Kapuas Hulu.














